Thursday, 23 June 2011

ironi skaleee...

Anak Ayam Mati Keliren Ning Kandange


Ungkapan itu (red-ungkapan jawa) yang kurang lebih arti dalam Bahasa Indonesianya adalah anak ayam yang mati kelelahan (kelaparan) di kandangnya, sangat tepat sekali di alamatkan pada kejadian yang sedang terjadi sekarang-sekarang ini di Kabupaten Indramayu. Dimana Kabupaten Indramayu yang merupakan tempatnya penghasil serta pengolah minyak terbesar di pulau Jawa (UP VI Balongan) tapi ternyata terjadi pengantrian dalam pembelian bensin. Terdeteksi ada beberapa titik POM Bensin yang sampai kehabisan stok hingga terjadi antrian yang panjang. Dan kontan saja dampaknya adalah harga bensin di tingkat pengecer mengalami kenaikan, dari semula Rp.5.000/ltr menjadi Rp.6000 hingga Rp.7.000/ltr.


Dimanakah sebenarnya pangkal dari permasalahan tersebut??? Beragam pendapat yang muncul di masyarakat, dari mulai pertanda akan adanya kenaikan harga bensin hingga pengaruh dari adanya demonstrasi para Kuwu (Kepala Desa) di Jakarta.


Berpendapat seh sah-sah saja tapi yang pasti jangan melupakan hal yang paling pentingnya, yaitu solusi dari permasalahan ini. Akhirnya semoga krisis ini akan segera berkahir dan suplai bensin bisa kembali normal. Dan ungkapan di atas jangan sampai benar-benar terjadi lah, oke...

No comments: