Saturday, 4 April 2015

ASESMEN MELALUI KOMUNIKASI PERSONAL



Komunikasi personal merupakan salah satu bentuk asesmen alternatif yang dilakukan dengan komunikasi melalaui siswa atau antar siswa. Manfaat asesmen ini dapat digunakan sebagai : (1) alat cek ganda asesmen lain. (2) memantau apakah kelas/individu berjalan sebagaimana mestinya, (3) mendorong dan mengevaluasi penalaran dan pemecahan masalah siswa, dan (4) menilai prestasi siswa dalam partisipasinya dalam diskusi kelas.
Asesmen melalui komunikasi personal merupakan bentuk asesmen yang bersifat subjektif, oleh karena itu perlu direncanakan dan dilaksanakan dengan baik sehingga mampu menjadi jaminan mutu.
Beberapa pedoman penilaian profesional pada asesmen komunikasi personal :
1.                  Target pencapaian yang kita rencanakan terhadap siswa
2.                  Pertanyaan yang kita ajukan
3.                  Kriteria yang kita terapkan dalam mengevaluasi jawaban-jawaban.
4.                  Record performans yang kita simpan
5.                  Cara kita di dalam mendapatkan kembali hasil yang baru digunakan.
6.                  Membuat interpretasi-interpretasi dari hasil tersebut.
7.                  Berbagai cara di dalam kita menggunakan hasil tersebut.

Komunikasi personal dapat bersifat spontan dan individual, namun demikian dalam pengembangannya perlu perencanaan yang baik. Dalam menggunakan asesmen ini yang harus dilakukan oleh guru adalah (1) memulai dengan visi yang jelas mengenai outcome yang ingin dicapai, (2) menterjemahkan visi ke dalam pertanyaan yang jelas dan terfokus, (3) menggunakan bahasa yang sama dan membuka saluran komunikasi dengan siswa, dan (4) mengambil sampel performa secara representatif.
Proses pelaksanaan di kelas, ada tiga tahapan yang dilakukan yaitu tahap persiapan, diskusi dan proses asesmen, dan umpan balik. Dalam tahap persiapan dilakukan pembuatan indikator kegiatan dan skornya. Tahap ini dapat dilakukan dengan curah pendapat tentang perilaku positif yang memberikan sumbangan pada diskusi kelas yang produktif. Misalnya hasil curah pendapat tersebut adalah
Ø    Membuat konstribusi yang berkualitas tinggi yang sesuai dengan topik
Ø    Mendengarkan secara intensif ketika yang lain memberikan konstribusi
Ø    Bertindak untuk membawa temannya dalam diskusi
Ø    Mengklarifikasi pertanyaan
Ø    Tidak takut (berani) berdebat dan mempertahankannya
Ø    Membuat pernyataan-pernyataannya jelas dan ringkas

No comments: