Wednesday, 15 November 2017

BERAS SEHAT INDRAMAYU PRODUKSI PD BWI TEMBUS PASAR NASIONAL




Dalam 9 kebutuhan pokok, beras merupakan kebutuhan peringkat pertama bersama sagu dan jagung. Masyarakat Indonesia pada umumnya menempatkan beras sebagai kebutuhan pokok dibandingkan sagu dan jagung. Untuk mendapatkan beras ini banyak tersedia di warung, toko sembako, pasar, mini market dan super market atau toko swalayan.

Sebagai provinsi terpadat di Indonesia, Jawa Barat memiliki penduduk mencapai 46,3 juta jiwa. Secara umum, Jawa Barat merupakan satu diantara daerah penghasil beras tertinggi sebesar 11,3 juta ton per tahunnya. Untuk kontribusi terbesar dari beberapa daerah yang ada di Jawa Barat, Indramayu satu diantara daerah menyumbang besar tertinggi sebesar 1,7 juta ton.


Indramayu sebagai  penghasil beras terbanyak sangat disayangkan banyak beras-beras yang ditemuai dipasaran dilabel dengan merek-merek dari daerah lain yang bukan berasal dari Indramayu.
Kehadiran PD BWI (Perusahaan Daerah Bumi Wiralodra Indramayu) yang salah satu unit usahanya bergerak di bidang pengolahan padi menjadi beras memberikan sebuah harapan bagi para petani Indramayu. Produk beras sehat dengan merek Beras Tiga Tungku dan Beras Pulen BWI sudah menyebar ke beberapa daerah seperti Cirebon, Majalengka, , Kuningan, Karawang dan Jakarta di samping tentunya Indramayu sendiri.

Kelebihan beras produksi PD BWI diantaranya selain rasanya yang pulen juga sehat karena tanpa menggunakan pemutih, tanpa pengawet dan tanpa pewangi Selain itu beras dari BWI juga berasal dari padi pilihan yang diproses dengan mesin modern untuk menjaga kemurnian dan kealamiannya.
Beras sehat yang diproduksi PD BWI ini berasal dari petani binaan yang ada di Indramayu melalui program Onfarm, dimana PD BWI memberikan bibit padi, pupuk dan pendampingan kepada petani melalui Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) yang ada di beberapa kecamatan di Indramayu seperti Kecamatan Balongan, Juntinyuat, Krangkeng, Sindang dan Karangampel.

Petani binan PD BWI menggunakan pupuk organik agar tanah tetap sehat dan produktif. Karena selama ini banyak petani di Indramayu yang masih menggunakan pupuk kimia dan pestisida yang tidak hanya merusak tanah tetapi juga kualitas berasnya yang tidak sehat untuk dikonsumsi.
Program Onfarm PD BWI sudah berjalan di 5 kecamatan yang ada di Indramayu dan akan terus dikembangkan ke kecamatan yang lain. Saat ini program Onfarm telah mencapai luas 100 hektar dan PD BWI menyerap semua padi yang dihasilkan oleh Gapoktan tersebut untuk diolah menjadi beras sehat yang bisa didistribusikan kepada masyarakat luas.

Beras sehat produksi PD BWI ada dua jenis yakni jenis premium yang dijual dengan harga Rp. 12.500/kg dan jenis medium dengan harga Rp.9.400/kg. dengan rasa beras yang pulen dan sehat Beras BWI ini banyak diminati oleh konsumen tidak hanya dari Indramayu tetapi juga dari daerah lain.

No comments: